maafkan anakmu ibu,
dia lebih ingin pergi ke cina, ketimbang disini mencari nasi.
dia lebih ingin merana disana, ketimbang berbahagia disini.
dia lebih ingin hidup disana, ketimbang bertahan disini.
ibu, tahun depan anakmu akan pergi ke cina.
bukankah catatan hidup itu bisa begitu bermakna?
dia lebih ingin pergi ke cina, ketimbang disini mencari nasi.
Posted by Fri at 8:53 PM
Labels: jurnalhidup
0 comments:
Post a Comment