hitam.
hitam,
meronta kau coba selamatkan dirimu
dari derita dalam hidupmu
kau ucap "cukup" dalam bahasa yang tak ia pahami
ia tak mengerti
kuhentikan sebisaku
kucoba obati lukamunamun pasrah,
kau sudah tahu yang menantimu
maka lagi-lagi
kau ucap "cukup" dalam bahasa yang tak ku pahami
aku tak (mau) mengerti
jadi kubalut kau dalam handuk jingga
berharap kau lebih siaga
agar tak segera berpaling muka
namun kau menyerah
kau sudah pasrah
hitam,
kini kau terbujur kaku
kau seperti batu
diam.
-fri. selasa, 2 agustus 2011
memoar untukmu,
hitam.
seharusnya kau tidak menyerah.
0 comments:
Post a Comment